Selasa, 28 Mei 2013

Cara Instal Ulang Komputer atau Laptop Yang Baik Dan Benar


Cara Instal Ulang Komputer atau Laptop Yang Baik Dan Benar


Sebagian orang pasti sudah pernah melakukan instalasi ulang komputer atau laptopnya. Namun, ketidaktahuan tentang cara instal ulang komputer yang baik dan benar akan membahayakan sekali, bisa-bisa setelah instal ulang kita melongo karena data-data habis terformat saat proses instal ulang, atau malah komputer Anda tidak ada suara  karena sound card tidak dikenali dan Anda tidak memiliki drivernya. disini saya ingin memberi tips bagai mana menginstal ulang pc atau laptopnya dengan baik dan benar. yang saya gunakan untuk instalasi adalah system operasi windows xp.

Sebelum instalasi kita siapkan dulu;

1. CD Installer Windows Anda kalau bisa yang Original
Banyaknya sweaping aparat di tempat-tempat publik adalah langkah untuk menekan pembajakan software. Jika Anda ketahuan memakai sistem operasi dan software bajakan tentu akan terkena dampak razia ini. Agar lebih aman pakailah CD original atau pakailah OS Open Source seperti Linux.
2. Sebelum Instal Ulang catat serial number CD Installer OS Anda
Serial number adalah hal yang penting, apa jadinya jika Anda telah melakukan proses instal ulang ternyata di tengah-tengah proses harus terhenti karena serial numbernya lupa atau tidak ada. sehinggaprosses instalasi tidak bisa dilanjutkan. Jadi pastikan serial number CD Installer Anda telah Anda catat.
3. Backup terlebih dahulu data-data penting dari drive C:
Data-data yang tersimpan di folder My Documents secara default berada di drive C, jika Anda tidak melakukan backup terhadap file-file dalam folder ini bersiaplah kehilangan data-data penting yang tersimpan didalamnya. tetapi kalau Anda menyimpan data-data di drive D maka yang di drive C tidak perlu di backup.
4. Siapkanlah Driver yang sesuai dengan spesifikasi komputer Anda
Driver hardware yang tidak plug and play dengan driver bawaan OS tentu akan menjadi masalah setelah proses instalasi OS selesai. Jika OS tidak bisa mengenali perangkat suara pada sound card atau chipset sound, misalnya, dapat dipastikan komputer Anda tidak ada suaranya saat digunakan memutar musik atau film. Jadi siapkanlah driver sesuai dengan spesifikasi komputer Anda
5. Siapkanlah master program dan software  original yang dibutuhkan komputer
Program-program yang ada di komputer saat dilakukan instal ulang akan hilang tanpa jejak. Oleh karena itu siapkanlah CD-CD program yang akan Anda gunakan untuk instalasi setelah OS terinstal ulang di komputer seperti CD Microsoft Office, Multimedia, Utility, Design dan sebagainya.

Jika Bahan-bahan seperti penjelasan di atas sudah siap sekarang saat yang ditunggu-tunggu yaitu melakukan instalasi.

Proses Instalasi CD OS Windows XP :
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.
2.Restart computer.
3.pilih booting awal ke Cd room
Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Press Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard. Otomatis tampilan layar monitor akan menuju bios biasanya warna biru, kemudian anda cari sub menu yang memanagement booting (biasanya sub menu advance bios feature-boot sequence).
Jika Motherboard anda keluaran terbaru untuk mengganti booting awal ke cd room anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11, tentunya setelah anda restart.
Jika anda masih belum mengerti tanyakan pada teman anda yang menurut anda mengetahui sedikit banyak tentang cara mengganti booting awal ke cd room.
Dan jika teman anda pun gak ada yang mengerti, sebaiknya tutup artikel ini, lalu anda cuci kaki dan gosok gigi kemudian tidur saja.
4.Setelah proses booting berhasil kemudian ada tulisan press any key to boot from cdmaka anda harus menekan salah satu tombol di keyboard anda (misal tekan enter), setelah itu layar computer otomatis menjadi warna biru.
5.Anda akan berada pada layar window setup (tulisan window setup berada dipojok kiri atas), tunggu
6.kemudian muncul layar window xp proses setup (tulisan ini juga berada pada pojok kiri atas).dilayar ini anda akan dihadapkan pada pilihan seperti :
To setup window xp press ENTER
To repair winows xp installing using recovery……, press R
To quit setup……… press F3

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
7.Lalu anda dihadapkan pada layar window xp licenci agreement
Pada layar ini anda pilih/tekan F8
8.Kemudian anda dihadapkan lagi pada layar windows xp process setup, dilayar ini terdapat juga pilihan-pilihan seperti :
To repair, press R
To continue , press ESC (escape)

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang kedua yaitu anda tekan ESC.
9.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan, seperti :
To setup, press ENTER
To create……., Press C
To delete……., Press D

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
10.Kemudian anda juga akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan, seperti :
To Continue, Press C
To Select Different….., Press ESC

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan C

11.Lalu ada pilihan-pilihan lagi, seperti :
……….NTFS (Quick)
……..FAT (Quick)
……..NTFS
……..FAT
………Convert to NTFS/FAT
……..Leave No Change.

Pada pilihan-pilihan tersebut terserah anda mau pilih yang mana tergantung anda apakah mau memakaisystem NTFS atau system FAT
Tetapi penulis biasanya memakai system FAT, karena FAT bisa dibaca pada System Windows 98. Jadi pada pilihan tersebut diatas, pilih pilihan ke dua yaitu memakai System FAT. Tuliasan Quick berarti saat anda memformat Drive C tersebut Prosesnya Cepat.

12.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan seperti :
To Format, Press F
To Select…, Press ESC

pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan F
13.Lalu tekan ENTER, ENTER……
14.Anda tunggu Proses tersebut.
15.Nanti pada saat kurang lebih pada menit ke 33 akan muncul windows baru yaitu system meminta Serial Number, Waktu dan Area/Zona (pada saat memilih area/zona pilih GMT+7 yaitu area Jakarta)
16.Tunggu Proses Instalasi……….
17.Pada Saat Komputer Restart anda jangan menekan apa-apa sampai proses instalasi tersebut selesai.
18.Setelah proses instalasi selesai, kemudian anda install Drivernya.
19.Selesai .

Sekarang komputer atau laptop anda sudah bisa digunakan kembali 

Demikian Penjelasan saya tentang Cara install ulang komputer atau laptop  yang baik dan benar semoga bermanfaat

Rabu, 22 Mei 2013

Cara merawat laptop

Cara merawat laptop tidak begitu sulit sebenarnya karena laptop itu bukan komputer desktop. Laptopsangat butuh perhatian/perawatan juga agar awet layaknya kekasih kita, supaya bisa dipakai sampai tua dan body-nya tetap bagus dan sexy.

Laptop itu barang elektronik yang sangat sensitif seperti halnya kekasih perempuan kita, bila tidak dirawat dengan baik maka akan seringlah silaptop tersebut berpaling ke tukang service laptop.(kok jadi cinta"an) Perlu diketahui juga, komponen laptop itu lebih mahal dibandingkan komponen komputer desktop atau PC. Nah, maka dari itu untuk menghindari kantong kita bolong, sebaiknya lakukan deh tips merawat laptop untuk Laptop Acer, DELL, Toshiba, HP, Asus, Axio, dll :

1. Jangan sembarangan mendownload software" dari internet
Biasanya nih, klo udah ada koneksi kenceng alias ngebut, pasti deh kerjaannya download. Usahakan jangan download software yang tidak jelas asal usul silsilah keluarganya,(software ada keturunannya men) karena bisa membahayakan diri kita. Pakelah software" yang telah didapatkan dari paket laptopnya waktu pertama beli. Jika software hasil download sebaiknya scan dulu dengan antivirus paling top.

2. Jangan menginstall software" yang sekiranya jarang dipakai dan tidak berguna
Buat apa beli duren tapi gk dimakan. betul tidak? seperti halnya software yang sudah diinstall, jika tidak dipakai dan tidak berguna maka hanya akan menjadi sampah saja dan bisa bikin muntah. (bilang aja gk doyan duren)

3. Jangan meletakkan laptop diatas kasur saat sedang menyala
Dampak yang ditimbulkan cukup besar, berdasarkan pengalaman teman saya. Setelah beberapa jam saja laptopnya ditaro diatas kasur, keesokan harinya adaptornya langsung rusak. 

4. Jaga kebersihan laptop anda
Usahakan laptop anda tidak boleh ada debu sama sekali, selalu setiap habis dipakai lap dengan kain putih bersih agar bebas debu dan kuman penyakit. Pakai pelindung layar dan pelindung keypad juga klo mampu beli.

5. Hindari getaran elektromagnetik
Jauhkan laptop anda dari alat-alat elektromagnetik seperti misalnya alat pengeras suara, loudspeaker, mesin, handphone, dan sumber getaran lainnya.

6. Rapikan kabel-kabel yang terhubung
Sebisa mungkin kabel-kabel ke laptop itu harus tertata rapi, jangan sampai membuat orang lain tersandung lalu jatuh dan terluka kemudian menyalahkan anda. Bisa repot lagi urusannya.

7. Rawatlah baterai laptop secara teratur
Hendaknya saat memakai laptop untuk waktu yang lama, baterai diisi penuh terlebih dahulu dengan catatan saat sedang diisi tidak dimainkan. Lalu jika sudah penuh cabut chargerannya lalu mainkan sampai baterai sisa sedikit lagi. Jaga sirkulasi udara juga, karena ini sangat penting apabila tidak terjadi sirkulasi udara yang lancar maka dapat menyebabkan over-heating.

8. Jangan menaruh benda diatas laptop
Apalagi benda yang berat, bisa" laptop anda langsung berpaling ke tukang service teknisi perbaikan laptop. Karena bisa merusak layar monitor.

9. Jangan sekali" untuk mencoba pindah-pindahkan laptop saat masih hidup. (karena dia bisa jalan sendiri)
Itu ada penjelasannya, begini ceritanya : Laptop yang masih hidup atau belum di shutdown/sleep berarti harddisknya juga sedang bekerja sehingga apabila digerakkan dapat menyebabkan head harddisk menggores cylinder, itu akibatnya sangat fatal.

10. Jika laptop anda bermasalah, jangan coba-coba untuk mencoba betulkan sendiri. Lebih baik diserahkan ke tukang service terdekat. Karena jika anda membetulkan sendiri bisa-bisa kerusakan menjadi semakin berat. Apalagi kalo masih garansi lalu anda membongkar laptop sendiri dan merusak sticker garansi yang masih ada pada laptop. (gk komentar deh)

Selasa, 21 Mei 2013

Khasiat Air Tahu




Khasiat Air Tahu


Biar Bayinya Putih dan Mulus
            Air tahu atau susu kedelai yang berasal dari sari kaca kedelai selama ini diketahui mengandung protein yang tinggi. Namun selain kandungan gizinya yang tinggi ternyata ada masyarakat yang percaya, rajin meminum sari kedelai bagi ibu hamil dapat membuat bayi yang dilahirkan nanti kulitnya putih dan mulus.
            “Orang-orang yang bilang begitu. Saya dulu sewaktu hamil setiap hari juga minum susu kedelai dan anak pertama saya memang jadinya putih dan mulus,” ujar Evi yang telah memiliki putri pertama, Vebbie Kavitan.
            Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, ada beberapa kepercayaan yang bila dilakukan sedari menikah sampai melahirkan dapat membawa kebaikan. Seperti yang dipercaya oleh Evi.
            Misalnya saja sedari nikah, ketika mempelai pria membawa mempelai wanita ke rumahnya, sang mempelai wanita tidak boleh duduk terlebih dahulu di tempat tidur pengantin. “Kata kakak ipar saya tidak boleh karena nanti sewaktu saya melahirkan rasanya sakit sekali,” imbuh Evi.
            Wanita yang kini sedang mengandung putra keduanya ini juga mempercayai dan melakukan beberapa hal yang merupakan pantangan. Jika ibu hamil dianjurkan meminum air tahu, justru berkebalikan dengan air kopi. Kata Evi, jika ibu hamil meminum kopi dapat membuat bayi yang dilahirkan nanti akan hitam.
            Ibu hamil juga tidak boleh memakan ayam yang dobel karena bisa jadi kaki atau jari anak yang lahir nanti juga akan dobel. Selama wanita hamil, siapapun yang ada di rumah tersebut juga tidak diperkenankan untuk merenovasi rumah, baik itu mengecat maupun memaku.
            “Kalau untuk kesehatan paling-paling di atas usia kehamilan enam bulan saya suka jalan pagi,” ujar istri dari Kasan Tan ini.
            Ketika bayi lahir, masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Evi waktu itu. Mulai dari makan ba kut teh yang diberi kuah arak dan jahe. Sedangkan untuk madi, Evi juga tidak boleh sembarangan menggunakan air.
            “Tidak boleh pakai air mentah untuk mandi dan mencuci. Kalau mandi harus pakai air matang yang dicampur sama bawang putih dan bawang merah. Itu selama satu bulan awal. Selama satu bulan itu juga tidak boleh keramas,” jelas Evi.
            Pemberian nama dan tradisi zuo chou juga diadakan dalam keluarga Evi dan Kasan Tan. Setelah beberapa bulan Vebbie lahir, zuo chou dilakukan dengan cara putri mereka diminta untuk memilih benda-benda yang ada di depannya.
            “Waktu itu kita sediakan kalkulator, pensil, makanan, dan buku. Eh, ternyata dia pilih kalkulator,” ujar Evi yang mengaku ingin putrinya kelak bisa menjadi model. (ika)

Resep Masakan Ikan Bakar Kecap



setelah kita bahas resep kepiting sekrang kita bahas soal masakan ikan. pasti banyak yang suka dengan lauk satu ini,biasanya anda semua pasti suka semua dengan ikan bakar,nah disini akan kami berikan resep dan juga cara membuatnya,simak di bawah ini:
ikan bakar kecap
RESEP MASAKAN IKAN BAKAR KECAP
Bahan:
4 ekor ikan mas, bersihkan
4 siung bawang putih, haluskan
2 sdt garam
Penyedap jika suka
2 butir jeruk nipis, ambil airnya
4 sdm kecap manis
4 sdm margarin
Cara membuat resep masakan ikan mas bakar kecap:
Belah ikan dari bagian ekor sampai kepala, lumuri ikan mas dengan garam, penyedap, dan air jeruk nipis, diamkan selama 15 menit
Oles ikan dengak margarin, lalu bakar dengan api sedang sambil sesekali dibalik
Bakar sampai setengah matang, lalu olesi ikan dengan kecap manis, bakar kembali sampai matang, sajikan panas
bagaimana anda tertarik,untuk mencoba ikan bakar kecap ini dirumah. tentu keluarga anda akan senang,apalagi pada saat masa liburan dan semua pada kumpul tanpa ada kegiatan yang membuat penat. jangan lupa juga baca artikel kami resep masakan sup kepiting asparagus.

Kamis, 02 Mei 2013

Mitos dan Fakta Panglima Burung Suku Dayak



Mitos dan Fakta Panglima Burung Suku Dayak - Ada banyak sekali versi cerita mengenai sosok panglima tertinggi masyarakat Dayak, Panglima Burung, terutama setelah namanya mencuat saat kerusuhan Sambas dan Sampit. Ada yang menyebutkan ia telah hidup selama beratus-ratus tahun dan tinggal di perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Ada pula kabar tentang Panglima Burung yang berwujud gaib dan bisa berbentuk laki-laki atau perempuan tergantung situasi. Juga mengenai sosok Panglima Burungyang merupakan tokoh masyarakat Dayak yang telah tiada, namun dapat rohnya dapat diajak berkomunikasi lewat suatu ritual. Hingga cerita yang menyebutkan ia adalah penjelmaan dari Burung Enggang, burung yang dianggap keramat dan suci di Kalimantan.


Selain banyaknya versi cerita, di penjuru Kalimantan juga ada banyak orang yang mengaku sebagai Panglima Burung, entah di Tarakan, Sampit, atau pun Pontianak. Namun setiap pengakuan itu hanya diyakini dengan tiga cara yang berbeda; ada yang percaya, ada yang tidak percaya, dan ada yang ragu-ragu. Belum ada bukti otentik yang memastikan salah satunya adalah benar-benar Panglima Burung yang sejati.


Banyak sekali isu dan cerita yang beredar, namun ada satu versi yang menurut saya sangat pas menggambarkan apa dan siapa itu Penglima Burung. Ia adalah sosok yang menggambarkan orang Dayak secara umum. Panglima Burung adalah perlambang orang Dayak. Baik itu sifatnya, tindak-tanduknya, dan segala sesuatu tentang dirinya.


Lalu bagaimanakah seorang Panglima Burung itu, bagaimana ia bisa melambangkan orang Dayak? Selain saktidan kebal, Panglima Burung juga adalah sosok yang kalem, tenang, penyabar, dan tidak suka membuat keonaran. Ini sesuai dengan tipikal orang Dayak yang juga ramah dan penyabar, bahkan kadang pemalu. Cukup sulit untuk membujuk orang Dayak pedalaman agar mau difoto, kadang harus menyuguhkan imbalan berupa rokok kretek.


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg62O0iLVO0AXgiG4Ypv0lhyg3rT3u9yB7xskMBdVa-5AEF2_-ebDjTt00G0QyhIz5z1MlqUe0ma2x7B9CgClR6Ws2MDh2opRP7eG4quL2Ut4Xzk-Bxjc6TB7LajE3EFkAIYTKvDt87xeOK/s400/PangkalimaBurung.jpg


Dan kenyataan di lapangan membuyarkan semua stereotipe terhadap orang Dayak sebagai orang yang kejam, ganas, dan beringas. Dalam kehidupan bermasyarakat, orang Dayak bisa dibilang cukup pemalu, tetap menerima para pendatang dengan baik-baik, dan senantiasa menjaga keutuhan warisan nenek moyang baik religi maupunritual. Seperti Penglima Burung yang bersabar dan tetap tenang mendiami pedalaman, masyarakat Dayak pun banyak yang mengalah ketika penebang kayu dan penambang emas memasuki daerah mereka. Meskipun tetap kukuh memegang ajaran leluhur, tak pernah ada konflik ketika ada anggota masyarakatnya yang beralih ke agama-agama yang dibawa oleh para pendatang.


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQFSCRbq_sVflfGi5xl0fkiOn4UQwzb4YAGkZeeQwQxbYilsbCFP27K-_GbjhZPX4TyoI_dDelXWPdNAre6GCzFeWgnxV7X9DZ1ShO-WQQIawo5G_Z9ZU8Tg87blDdEiC7lChPqqLfjxls/s400/panglima+burung.jpg


Kesederhanaan pun identik dengan sosok Panglima Burung. Walaupun sosok yang diagungkan, ia tidak bertempat tinggal di istana atau bangunan yang mewah. Ia bersembunyi dan bertapa di gunung dan menyatu dengan alam. Masyarakat Dayak pedalaman pun tidak pernah peduli dengan nilai nominal uang. Para pendatang bisa dengan mudah berbarter barang seperti kopi, garam, atau rokok dengan mereka.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz6VH3KbY7FjtxlSWt3zx6s0YeljZkWexZjZ8YP6zviBHgyU5A9rF-6u4npJay7DiaHOPCCtzF1E-2piZQEQSX5z0veT2kwRxAqmgtI0VOMExFzTiZ920hqqA73URyxZGSMUL78VIpq4zD/s400/panglima+burung+2.jpg
Panglima Burung diceritakan jarang menampakkan dirinya, karena sifatnya yang tidak suka pamer kekuatan. Begitupun orang Dayak, yang tidak sembarangan masuk ke kota sambil membawa mandau, sumpit, atau panah.Senjata-senjata tersebut pada umumnya digunakan untuk berburu di hutan, dan mandau tidak dilepaskan dari kumpang (sarung) jika tak ada perihal yang penting atau mendesak.


Lantas di manakah budaya kekerasan dan keberingasan orang Dayak yang santer dibicarakan dan ditakuti itu? Ada satu perkara Panglima Burung turun gunung, yaitu ketika setelah terus-menerus bersabar dan kesabarannya itu habis. Panglima burung memang sosok yang sangat penyabar, namun jika batas kesabaran sudah melewati batas, perkara akan menjadi lain. Ia akan berubah menjadi seorang pemurka. Ini benar-benar menjadi penggambaran sempurna mengenai orang Dayak yang ramah, pemalu, dan penyabar, namun akan berubah menjadi sangat ganas dan kejam jika sudah kesabarannya sudah habis.


Panglima Burung yang murka akan segera turun gunung dan mengumpulkan pasukannya. Ritual–yang di Kalimankan Barat dinamakan Mangkuk Merah–dilakukan untuk mengumpulkan prajurit Dayak dari saentero Kalimantan. Tarian-tarian perang bersahut-sahutan, mandau melekat erat di pinggang. Mereka yang tadinya orang-orang yang sangat baik akan terlihat menyeramkan. Senyum di wajahnya menghilang, digantikan tatapan mata ganas yang seperti terhipnotis. Mereka siap berperang, mengayau–memenggal dan membawa kepala musuh. Inilah yang terjadi di kota Sampit beberapa tahun silam, ketika pemenggalan kepala terjadi di mana-mana hampir di tiap sudut kota.


Meskipun kejam dan beringas dalam keadaan marah, Penglima Burung sebagaimana halnya orang Dayak tetap berpegang teguh pada norma dan aturan yang mereka yakini. Antara lain tidak mengotori kesucian tempat ibadah–agama manapun–dengan merusaknya atau membunuh di dalamnya. Karena kekerasan dalammasyarakat Dayak ditempatkan sebagai opsi terakhir, saat kesabaran sudah habis dan jalan damai tak bisa lagi ditempuh, itu dalam sudut pandang mereka. Pembunuhan, dan kegiatan mengayau, dalam hati kecil mereka itu tak boleh dilakukan, tetapi karena didesak ke pilihan terakhir dan untuk mengubah apa yang menurut mereka salah, itu memang harus dilakukan. Inilah budaya kekerasan yang sebenarnya patut ditakuti itu.


Kemisteriusan memang sangat identik dengan orang Dayak. Stereotipe ganas dan kejam pun masih melekat. Memang tidak semuanya baik, karena ada banyak juga kekurangannya dan kesalahannya. Terlebih lagi kekerasan, yang apapun bentuk dan alasannya, tetap saja tidak dapat dibenarkan. Terlepas dari segala macam legenda dan mitos, atau nyata tidaknya tokoh tersebut, Panglima Burung bagi saya merupakan sosok perlambang sejati orang Dayak.


Amun ikam kada maulah sual awan ulun, ulun gen kada handak jua bahual lawan pian malah ulun maangkat dingsanak awan pian, begitu yang diucapkan orang Kalimantan khususnya orang Banjar untuk menggambarkan sikap dari orang-orang Dayak.


Selasa, 23 April 2013

CERITA SEPUTAR MITOS GADIS DAYAK



Sebelum menginjakan kaki di Bumi Borneo, aku begitu sering dicekoki pandangan stereotip tentang suku Dayak yang katanya ganas dan beringas. Begitu juga pandangan tentang gadis-gadisnya yang angker untuk disentuh. Sekali berani macam-macam, katanya bakalan tak bisa pulang, gelap, bingung dan yang lebih sadis lagi "gagang cangkul" bisa hilang.

Namun setelah bergaul dengan mereka, bayangan kejam dan biadab itu tak terlihat sama sekali. Yang aku temukan justru masyarakat yang ramah tamah dan cenderung pemalu. Mereka juga bisa menerima pendatang dengan dengan baik-baik dan tidak suka mendahului berbuat ulah dengan dalih yang punya kawasan. Seperti mereka yang memilih mengalah ketika orang luar berbondong-bondong membalak hutan atau menggali kandungan tambang di tanah mereka. Mereka juga tak meributkan ketika sebagian warganya berpindah ke keyakinan yang dibawa pendatang.

Aku pikir semua pandangan negatif itu hanyalah satu bagian dari budaya "sawang sinawang" sebagian dari kita. Apalagi pasca kerusuhan etnis Sampit dulu, dengan mudah kita menggeneralisir pandangan tentang suku Dayak yang sadis. Buatku itu bukanlah simbol kebiadaban suku Dayak. Dimana-mana orang kalo diusik pasti melawan. Dan itu bukan semata-mata penyerangan melainkan pembelaan diri yang wajar dilakukan setiap orang. Bahkan KUHP pasal 49 saja menyebutkan bahwanoodweer alias pembelaan darurat itu tidak bisa dipidanakan walau melakukan hal yang termasuk tindak pidana. Tentu saja dengan memenuhi syarat dan ketentuan berlaku.

Kenyataan di lapangan, di Jawa yang katanya lebih beradab, penyerangan fisik justru lebih sering terjadi hanya karena hal yang sepele. Bahkan orang yang mengaku beragama pun tak merasa berdosa menyerang orang lain hanya karena berbeda baju. Lihat saja penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah yang marak terjadi. Ini kontras sekali dengan mitos suku Dayak tentang panglima Burung. Meskipun kejam dan beringas dalam keadaan marah, Panglima Burung sebagaimana halnya orang Dayak tetap berpegang teguh pada norma dan aturan yang mereka yakini. Antara lain tidak mengotori kesucian tempat ibadah -agama manapun- dengan merusak atau membunuh di dalamnya. Kekerasan dalam masyarakat Dayak ditempatkan sebagai opsi terakhir, saat kesabaran sudah habis dan jalan damai tak bisa lagi ditempuh.

Kebetulan di kantor ada satpam yang katanya jawara dan pernah mengalahkan 6 orang bersenjata parang yang mencegat di jalan dengan tangan kosong. Namun aku tak melihat sedikitpun sisi keganasannya dalam kesehariannya. Waktu aku sempatkan ngobrol tentang budaya kekerasan suku Dayak, beliau mengatakan itu sebagai kebohongan besar dan ganti menunjuk salah satu suku di Jawa sebagai suku yang ganas. Falsafah tentang pertahanan diri suku Dayak dilakukan tanpa ada keinginan untuk show of force sama sekali. Mereka tak mau membawa senjata di tempat yang salah. Mandau hanya dibawa saat ke hutan dan tidak akan dicabut dari sarungnya bila tidak dibutuhkan. Ini sama dengan kebiasaan orang Jawa yang selalu menyembunyikan keris di belakang tubuhnya dan memindahkannya ke depan hanya pada saat darurat.

Aku juga sempat bertanya tentang mitos gadis Dayak yang bisa bikin linglung laki-laki yang menggodanya. Beliau cuma tertawa dan mengatakan itu bukan soal gadisnya, melainkan laki-lakinya. Dikatakan bakalan tidak bisa pulang ke Jawa memang ada benarnya. Bagaimana mungkin laki-laki bisa betah di kampung halamannya bila hatinya sudah tertambat di Kalimantan. Pengertian jalanan mendadak gelap kalo akan pulang juga bisa diartikan sama. Yang gelap hatinya yang enggan pulang, bukan matanya. Lalu tentang kemaluan yang hilang itu bisa saja terjadi di suku lain dengan istilah santet. Secara logika, orang tua siapa yang tidak sakit hati bila anak gadisnya dijahatin orang. Masalah dia menggunakan jalan kasar atau halus untuk balas dendam, itu kembali ke diri masing-masing orang. Dan itu terjadi di semua suku, bukan hanya milik suku Dayak saja.

Tentang gadis Dayak cantik atau tidak, itu relatif tergantung masing-masing orang yang melihatnya. Masalah bila ngobrol suaranya keras, itu karena faktor budaya, bukan orangnya. Sama kasusnya dengan orang Banyumas yang berteriak ngapak saat berbisik romantis. Identik juga dengan kasus sebaliknya pada orang Jogja atau Solo yang bersuara lembut saat misuh-misuh. Jadi tidak ada masalah dengan gadis Dayak atau bukan. Selama kita tidak berbuat ulah, tak ada mitos kekejaman yang perlu ditakutkan.

sumber: http://www.lenteramerah.com/2011/02/cerita-seputar-mitos-gadis-dayak.html

Selasa, 09 April 2013

Cerita di Balik Lubang Tambang Mbah Suro


Cerita di Balik Lubang Tambang Mbah Suro

PadangKini.com | Minggu, 21/12/2008, 19:07 WIB
Oleh: Febrianti/PadangKini.com
SIRINE perusahaan pertambangan batubara PTBA meraung dengan keras memecah pagi yang dingin pukul 06.30 WIB, membuat saya terjaga dari tidur yang lelap. Saya bergegas ke beranda, membayangkan melihat buruh tambang batubara dengan seragamnya  berbondong berangkat kerja. 
Namun bayangan saya keliru, sirinei itu telah lama diabaikan. Seperti juga kota Sawahlunto yang ditinggalkan hampir sebagian besar penambang enam tahun lalu. 
Ribuan pekerja tambang terkena pensiun dini saat cadangan 'tambang luar' batubara Sawahlunto makin menipis. Padahal dulunya Sawahlunto dibangun di pengujung abad ke-19 karena batubaranya yang ditemukan Hendrik De Greve.
Guest House tempat saya bermalam adalah bagian dari Hotel Ombilin, dulunya rumah  petinggi Belanda yang dibangung 1918. Tegel keramiknya masih bagus dengan corak geometris. Kamarnya luas dengan loteng yang tinggi sehingga udara tetap sejuk. 
Setelah sarapan, saya dan dua teman seperjalanan Agnes Rita dan Youngster sepakat jalan kaki keliling kota. Setelah itu baru mengikuti Festival Makan Bajamba yang diadakan pemerintah untuk memperingati hari jadi kota ini yang ke-120. 
Jalan dalam kota amat bersih, tidak ada puntung rokok dan sampah yang dibuang sembarangan. Bahkan fasilitas publik seperti kursi di letakkan di tempat yang memungkinkan warga untuk  beristirahat sambil menikmati kota. 
Kota ini unik, karena seperti kuali raksasa, jadi cukup dengan jalan kaki, kita sudah bisa keliling kota tanpa takut tersesat. 
Setelah melewati gedung-gedung tua, kami sampai ke destinasi Lubang Tambang Mbah Suro yang dipugar tahun lalu. 
Ini lubang tambang pertama di Sawahlunto dibangun 1896 oleh 'orang rantai' yang dipimpin Mbah Suro. Panjang lubang ini mencapai ratusan meter, tetapi baru 186  meter yang dipugar, dibersihkan dan diberi blower udara untuk menambah oksigen serta dilengkapi kamera pengintai (CCTV) yang bisa dipantau petugas di Gedung Info Box.
Hari masih pagi, tipis harapan untuk dapat masuk ke lubang tambang karena belum terlihat petugas jaga. 
Tapi saat melogok di pintu masuk lubang tambang, tiba-tiba ada suara memanggil. 
"Sini, kalau mau masuk," teriak pria yang ternyata Pak Win, 'juru kunci' lubang tambang. 
Ia sedang menyapu tangga dan lorong dalam lubang tambang. 
Kesempatan baik, kami masuk menuruni tangga dan langsung disergap hawa dingin bawah tanah. 
Cerita Seram Pak Win 
Pak Win, penjaga tempat ini dulunya supir truk pengangkut batubara di PTBA UPO dan terkena pensiun dini. Ia memimpin proyek pembukaan lubang tambang dan akhirnya menjadi 'juru kunci'. 
Lebar lubang tambang ini 2 meter dan ketinggiannya 2 meter. Dulu lorong ini untuk mengangkut batubara dari lokasi penambangan di bawah kota Sawahlunto. Lorong ini bahkan  bisa tembus hingga Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang kini menjadi Masjid Raya yang berjarak 900 meter, namun baru dipugar 186 meter dengan kedalaman 15 meter dari permukaan tanah. 
Menurut Pak Win, pemugaran dilakukan 22 hari, membersihkan lumpur serta memompa air yang amat banyak, lalu membuat aliran air dan paving blok untuk dasar lantai. Dinding lubang tambang sebagian besar batubara kualitas super dan sebagian lagi bata. Air masih menetes dari celah dinding batubara dan membasahi kepala. 
"Boleh motret ya, Pak," kata saya setengah berharap.
Maklum, saat kedatangan pertama dulu dilarang bawa kamera dan telepon seluler karena takut memicu ledakan gas metana. Peringatan ini juga ditempelkan di dinding. 
"Boleh, boleh, ini kan di luar jam kerja," kata PakWin setengah bercanda. 
Sebuah kesempatan lagi, kami sigap memoret sambil ngobrol dengan Pak Win.  Pak Win berhenti di dekat cekungan dinding terowongan. 
"Saat membuka lubang ini dulu semua yang ditemukan harus diserahkan ke museum, di tempat ini kami menemukan tulang paha manusia, dan kemudian diserahkan, malamnya, mulai dari Kepala Museum Rika Cheris, saya dan pekerja lain kedatangan mimpi yang sama, orang rantai yang meminta tulangnya dikuburkan secara Islam di pekuburan orang rantai di atas bukit," kata Pak Win. 
Hi...seram juga mendengar ceritanya. 
"Mau lanjut ?" tantang Pak Win tersenyum senang karena sudah menakuti kami. 
Kami terus lanjut hingga ke ujung lorong. Di sebelah kiri lorong masih ada lorong  lain yang belum dipugar karena kekurangan dana. 
"Di bawah sana saya ketemu ruangan yang besar, banyak botol anggur buatan Belanda, mungkin dulunya bekas tempat peristirahatan orang Belanda yang menjadi mandor orang rantai," kata Pak Win. 
Lorong lubang Mbah Suro ini berakhir di seberang jalan raya. Lepas dari lubang tambang, kami mengunjungi Museum Gudang Ransum. Jejak ‘orang rantai' jelas terbaca di sini. Mulai dari foto-foto, bekas rantai yang merantai kaki dan tangan serta batu nisan tanpa nama dan hanya diberi penomeran.Orang rantai adalah ribuan pekerjanya didatangkan dari Jawa dan daerah lainnya.
Sebagian besar kuli paksa ini berasal dari narapidana sejumlah penjara dengan kaki terantai. Karena itu mereka disebut ‘orang rantai'. Orang rantai ini yang membangun jalur kereta api. Kemudian mereka dijadikan buruh tambang. 
Makan Bajamba dan Pameran Batik 
Tiba-tiba terdengar gendang dan saluang khas Minang yang memudarkan kenangan tentang orang rantai. Kami bergegas pergi karena tak ingin ketinggalan momen memotret barisan panjang bundo kanduang yang membawa jamba (talam) di atas kepalanya untuk mengikuti acara makan bajamba di Pasar Remaja. 
Ternyata di jalan raya sudah berdatangan ibu-ibu dengan pakaian adat minang membawa jamba serta didampingi  datuk-datuk dari berbagai penjuru negeri. Pesta makan dimulai dengan meriah. Ratusan hidangan masakan Minang tersaji setelah penutup  jamba dibuka. Pesta makan ini diikuti ribuan orang. 
Saya kebagian makan jamba berisi masakan khas Talawi, negerinya Muhamad Yamin. Ada rendang belut yang dicampur daun surian. Rasanya enak, walaupun warnanya hitam. 
Usai makan, kami kembali jalan. Ingin melihat pameran lukisan Sarkasi Said pelukis batik asal Singapura yang dijuluki 'The Baron of  Batik' di Gedung Kebudayaan. Uniknya, khusus untuk hari jadi Sawahlunto ini Sarkasi menciptakan lukisan batik arang yang diinspirasi dari batubara di Sawahlunto dengan warna hitam putih. 
Pameran lukisan batik Sarkais Said ini adalah kejutan yang menyenangkan bagi warga kota kecil seperti Sawahlunto. Walaupun tidak banyak yang tahu artinya, tapi mereka tampak menikmatinya. 
Tema lukisan batik arang ini adalah ‘Spirit of Sawahlunto'. Salah satu lukisan diberi judul ‘Moon Above Sawahlunto'. Menurut Sarkasi seluruh lukisan ini diilhami setelah empat kali kunjungannya ke Sawahlunto sejak 2006 lalu. 
Sejak mengenal Sawahlunto, Sarkasi  telah menghasilkan lebih 100 lukisan batik arang. Ia mengaku jatuh cinta pada Sawahlunto. 
"Cinta saya pada tempat ini sudah ada," kata pelukis berdarah Jawa itu. 
Sawahlunto memang gampang disukai bagi penikmat wisatawan kota tua. Salah satunya Nikmad Muhama, turis yang datang dari Malaka. 
"Sawahlunto adalah satu kota yang unik, saya yakin satu hari nanti Sawahlunto akan jadi kawasan pelancongan yang terkenal di dunia," katanya. 
Untuk melengkapi wisata kota tambang, Wali Kota Sawahlunto Amran Nur baru saja mendapatkan kembali lokomotif uap tipe E1060 dari Ambarawa yang dulunya berasal dari Sawahlunto.
Ia mengatakan, kereta api uap ini akan menjadi ikon pariwisata baru di Sawahlunto karena akan melengkapi wisata tambang dan wisata kota tua.
"Akan kita buat perjalanan dengan lokouap ini melewati terowongan di Muaro Kalaban sepanjang 900 meter yang tak terlupakan oleh turis, muka mereka akan penuh jelaga uap saat keluar, ini sensasi yang dicari turis asing," kata Amran.
Kalau sudah begitu, siapa yang tidak jatuh cinta pada Sawahlunto?** 

Template by:

Free Blog Templates